Postingan spesial hari Guru

Yahooo sebelum ke isi, ayo kita nyanyikan hymne guru!

Terpujilah wahai engkau, Ibu Bapak guru
Namamu akan selalu hidup, dalam sanubariku

Semua baktimu akan kuukir, di dalam hatiku
S’bagai prasasti t’rima kasihku, ‘tuk pengabdianmu

Engkau sebagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan Bangsa tanpa tanda jasa

Dulu aku kenal lagu ini pas aku kelas 6 SD. aku ikut ekskul angklung dan lagu ini adalah lagu yang dipelajar. Saat itu aku cuma tau nadanya doang. Tapi jujur, aku mau nangis denger lagunya. Seperti lagunya, guru memang pahlawan tanpa tanda jasa. Dulu pas kelas 9 SMP, ada kejadian dimana seorang guru menemukan kertas yang berisi unek-unek anak didiknya. Kata-katanya ya ampun… kotor banget, kayak bukan orang terdidik gitu. You know lah, bawa-bawa organ kayak lambung, ginjal, usus, hati, dan temannya yang membantu mengeluarkan zat sisa dalam tubuh temennya pantat . Guru itu nangis dikelasku, dia curhat tentang hal itu. Jujur aku kasian ngeliatnya. Aku akui, aku sempet kesel ama guru itu, tapi gak segitunya. Malah ada yang lebih ngeselin dari guru itu, yaitu guru yang males banget ngajar. Aku yakin pelakunya pasti cowok! Kan cowok kadang suka bawa organ, cewek kebanyakan ngejek agak agamis kayak sesuatu yang haram, “munafik” “Muna” “sirik” “syirik” . Padahal, kita jadi bisa melakukan sesuatu karena ada guru yang membimbing. Emang sih ada guru yang ngeselin, tapi kan gak segitunya juga, ngejek guru pake bawa-bawa organ… itu sama aja ngejek orang tua. Kan katanya guru = orang tua. Lalu beberapa hari yang lalu, sebelum lomba UKS… wali kelasku ngomel-ngomel. Beliau ngomel karena kelasku lebih kotor dari kelas yang lain. Beliau juga cerita kalo beliau beli segala pernak pernik kelas. yang dimana, pernak pernik kelas itu DIHANCURIN AMA MURIDNYA SENDIRI!! Aku tatap matanya (anjir bahasanya), matanya terlihat berkaca-kaca. aku tersentuh ngeliatnya… Keliatannya, jadi guru itu harus punya kesabaran yang tinggi ya.. Pasti sedih kalo anak-anaknya pada gak ngedengerin. Ya… itulah potret kehidupan kelas yang aku alami. Kalo boleh jujur, aku bukan murid yang baik juga sih… suka nyontek, gak bikin pr, suka gak memberi salam kalo ketemu (Don’t try this at school) Guru B. Indonesiaku bilang

“Kalo nilainya bagus gak ada yang nanya ‘Siapa sih gurunya?’ Tapi kalo nilainya jelek ‘Siapa nih gurunya?!'”

Ya, itulah mengapa guru dianggap sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Pelajaran yang dapat diambil dalam postingan kali ini adalah: “Hormati gurumu sayangi teman. Itulah tandanya kau murid budiman. ” Kayak lagu ya, tapi itulah pesanku. Sampai jumpa di postinganku berikutnya~ MOI MOI!

Tag:,

About Evania Shabrina

Cuma anak "kecil"

One response to “Postingan spesial hari Guru”

  1. PT. USAHA SAUDARA MANDIRI says :

    jadi teringat guru pas sma…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: