Nabi Tukimin? Hahahahahaha!

MUNGKIN ini tanda-tanda dunia sudah mau kiamat. Belakangan ini muncul banyak sekali orang yang mengaku dirinya nabi. Bahkan ada nabi bernama Tukimin.

“Kejadiannya baru dua minggu lalu di daerah Jawa Timur sana. Ada orang bernama Tukimin yang mengaku sebagai utusan Allah sebagai nabi. Inilah tambah celaka lagi. Masak ada nama nabi Tukimin? Ini benar-benar tidak masuk di akal. Kejadian ini benar-benar terjadi dan saya dapat informasinya dari ulama senior yang berada di daerah Jawa,”ujar Ustad Jefri Al Bukhory sambil geleng-geleng kepala.

Ceramah disampaikan ustad kondang itu dalam acara Peresmiaan Penggunaan Gedung Mapola Kepri, di Nongsa, Batam, Jumat (22/8). Ceramah Ustad Jefry yang disampaikan secara ringan disertai guyonan membuat hadirin, terutama ibu-ibu Bhayangkari terpingkal-pingkal.

Dalam ceramah selama satu jam lebih, Ustad Jefri memaparkan bahwa munculnya nabi-nabi palsu menandakan bahwa kiamat sudah dekat. “Menjelang kiamat, akan bermunculan orang-orang yang mengaku sebagai nabi atau orang yang mengaku utusan Allah SWT,”ujarnya.

Selain nabi Tukimin, Ustad Jefri juga menyebut ada nabi palsu bernama Candra di Lampung. Beruntung nabi-nabi palsu itu berhasil diamankan polisi.

Ustad muda yang biasa disapa Uje, juga melafalkan ayat-ayat suci Alquran dengan suaranya yang merdu. Dia mengajak para pendengar bersalawat bersama. Setelah itu dia membandingkan bila salawat menggunakan nama Nabi Muhammad SAW digantikan dengan nama Tukimin.

“Allahumma Shalli Ala Tukimin…. Ini tidak ada enak didengarnya kan. Tukimim kok jadi nabi, “ujar Uje disambut gelak tawa seluruh hadirin.

Selain masalah bermunculan nabi-nabi palsu, Uje juga memaparkan soal kursi dan orang stress ternyata sangat dekat. “Baru-baru ini kita sama lihat beritanya, ada seorang mantan calon bupati yang gagal jadi bupati, stress hingga bertelanjang di depan umum. Padahal dia ini seorang pengusaha sukses di daerah tersebut. Usut punya cerita, ternyata mantan cabup ini stress setelah istrinya menceraikannya, karena tidak kuat hidup miskin. Maklum, untuk maju dan mendapatkan kursi itu tidak didapat dengan gratis, melainkan dengan banyak uang keluar,”ujar Uje.

Uje mengingatkan, contoh cabup stress tersebut pada tahun 2009 mendatang, diperkirakan akan banyak pengikutnya. Ujung-ujungnya, pasti mencari kursi. Kalau untuk mendapatkan kursi modalnya tidak besar, maka jangan terlalu memaksakan diri.

“Wabah stress akan melanda negeri ini tahun 2009 mendatang. Mudah-mudahan tidak ada yang meniru kejadian seperti cabup tersebut. Ukur kemampuan dan tanyakan diri,”imbau Uje.

Diakhir ceramah, Uje mengajak ribuan undangan berdoa bersama. Ketika Uje meminta kursi kepada panitia, tersirat kembali makna yang diterangkan olehnya. “Ingatlah, ketika kita menerima kursi, lihat dulu seluruhnya. Apakah tempat duduknya bersih atau bukan. Biasanya, orang kotor dan duduk di kursi itu pasti akan meninggalkan bekas yang kotor juga. Maka tidak jarang, dulunya itu tempat duduk yang bermasalah, ketika ada orang baru menduduki tempat itu, akhirnya itu terseret dalam permasalah itu juga. Sekali lagi, dilihat, dipandang dan teliti kursi itu sebelum diduduki,”ujar Uje yang akan mengisi rubrik ceramah di harian Tribun Batam selama bulan Ramadan tahun ini.

kataku: kiamat sudah dekat!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Tag:

About Evania Shabrina

Cuma anak "kecil"

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: