KPI Kritisi Tayangan Kebanci-bancian

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kritisi terhadap tayangan kebanci-bancian di televisi. Adegan seorang laki-laki meniru perilaku perempuan dikhawatirkan menimbulkan pengaruh negatif pada anak-anak. Sosok yang sekali waktu tampil cantik dan pada tayangan lain tampil gagah bisa menimbulkan kerancuan pikiran anak.

KPI, menurut Fetty, merasa tidak mampu mengatasi tayangan televisi di Indonesia dan harus ada kekuatan lain yang dapat mencegahnya. Pilihannya adalah mengajak Majelis Ulama Indonesia dan organisasi Islam untuk “perang” melawan tayangan tersebut. “Kami menggandeng lembaga Islam,” ujar Fetty seusai pembukaan Literasi Media siswa se Kota Mataram, di Gedung Al Ihsan, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menurutnya, lembaganya tidak punya wewenang untuk mengatakan tayangan peran kebanci-bancian itu salah. Namun, tampilan itu ada kaitannya dengan norma agama. ”Karena itu, kami menggandeng lembaga Islam karena itu salah,” kata Fetty.

Rabu pekan depan, menjelang Ramadhan, KPI akan bertemu para pemuka lembaga untuk menyuarakan bahwa tampilan kebanci-bancian itu salah, KPI juga sudah beberapa kali melakukan teguran terhadap pengelola televisi yang memiliki tayangan program bermasalah.

Kataku: Nah gitu dong! mana ada orang tua yang mau punya anak banci! Tapi masih tetep aja ada sinetron cinta diwaktu anak-anak masih menonton TV. Sutradara kenapa terlalu fokus kepada cinta ya??? Mungkin diputusin pacarnya waktu SMA hehehe (joking)

Tag:

About Evania Shabrina

Cuma anak "kecil"

2 responses to “KPI Kritisi Tayangan Kebanci-bancian”

  1. yudios says :

    Memang sepertinya kita membutuhkan undang- undang baru yang mengatur tentang masalah kebanci-bancian di televisi seperti ini.

  2. Evania Shabrina says :

    @yudios
    Yap!! dan juga kuis-kuis SMS yang merajalela di TV

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: